PERBANDINGAN KADAR LEMAK PADA IKAN LELE MENTAH JENIS SANGKURIANG (Clarias gariepinus)DENGAN JENIS IKAN LELE PHYTON (Clarias sp)YANG DI BUDIDAYA DI DESA CEMPAKA KABUPATEN CIREBON

  • SUPRIYATIN SUPRIYATIN Akademi Analis Kesehatan An Nasher

Abstrak

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Ikan lele (Clarias sp) merupakan keluarga Catfish atau ikan berkumis. Ada beberapa jenis lele unggulan yang dibudidayakan oleh peternak antara lain adalah lele dumbo, lele lokal, lele sangkuriang, dan lele phyon dan lele phyton. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui kadar lemak pada ikan lele mentah jenis sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan jenis phyton (Clarias sp) dan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kadar lemak ikan lele mentah jenis sangkuring (Clarias gariepinus) dengan jenis phyton (Clarias sp). Ikan lele memiliki kandungan Leusin dan Lesin yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan anak. Kandungan lemak (lemak kasar) pangan dapat ditentukan dengan metode ekstrasi soxhlet. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode eksperimen. Berdasarkan analisis data menggunakan uji statistik Independent Samples Test SPSS 16 didapatkan nilai sig (2-tailed) 0,043 artinya terdapat perbedaan yang signifikan, sebab nilai P value < 0,05 dan nilai t hitung > t tabel yaitu 2,160 > 2,037, maka H1 diterima dan H0 tolak yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan kadar lemak ikan lele mentah jenis sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan jenis ikan lele phyton (Clarias sp) yang dibudidaya di Desa Cempaka Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.

Diterbitkan
2019-09-28